Latest News

Jennifer Dunn Dituntut Hukuman 8 Bulan Penjara


TOPASINDO -
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menuntut pemain sinetron Jennifer Dunn dengan hukuman 8 bulan penjara. Jaksa menilai artis cantik itu melanggar Pasal 127 Ayat 1 huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang perkara dugaan penyelahgunaan narkotika di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis, (24/5/2018).

"Menyatakan terdakwa Jennifer Dunn terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan kami, yaitu Pasal 127 Ayat 1 huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," kata JPU Nova Puspitasari.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Jennifer Dunn dengan pidana penjara selama delapan bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," sambungnya.
Dalam kesempatan itu JPU juga mengungkapkan hal-hal yang memberatkan maupun meringankan hukuman kepada Jennifer Dunn. Menurutnya sikap salah dan sopan santun yang di tunjukkan Jennifer menjadi salah satunya yang meringankan.

"Yang meringankan, terdakwa berlaku sopan di persidangan, terdakwa berterus terang dan menyesali perbuatannya, terdakwa berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam melakukan pemberantasan penyalahgunaan narkotika," ungkap Nova.

Majelis hakim kemudian menanyakan kepada pihak Jennifer Dunn apakah ada tanggapan atas putusan tersebut. Tim penasihat hukum Jennifer kemudian menjawab untuk meminta waktu kepada majelis hakim untuk mempertimbangkan putusan tersebut. "Kami minta waktu satu minggu majelis," terang penasihat hukum Jennifer.


Jennifer Dunn terseret perkara narkoba usai ditangkap di kediamannya di kawasan Bangka, Jakarta Selatan pada 31 Desember 2017. Penangkapan Jennifer merupakan pengembangan dari keberhasilan polisi meringkus FS, seorang pengedar narkotika jenis sabu.

Dari hasil pemeriksaan, Jennifer Dunn dianggap terbukti membeli sabu seberat 0,221 gram lengkap dengan alat hisapnya. Dia didakwa melanggar Pasal 114 ayat (1), Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1), serta Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (edi)