Latest News

Hewan Peliharaan Obesitas? Ini Masalah Kesehatan yang Menghantuinya

Topasindo.com - obesitas tak hanya dialami oleh manusia. Hewan peliharaan seperti anjing dan kucing juga bisa mengalami kelebihan berat badan. Dampak negatif yang dialami pun tidak jauh berbeda.

Menurut Dr. Eric Mueller, DVM, banyak faktor yang membuat hewan peliharaan terkena obesitas. Pertama, setelah sang pemilik sibuk beraktivitas seharian dan ingin bermain dengan hewan peliharaannya, dirinya cenderung memberikan makanan atau cemilan. Kedua, adanya kesalahpahaman dimana banyak orang berpikir bahwa hewan peliharaannya lapar saat mencari perhatian.

Sama seperti manusia, hewan peliharaan yang obesitas berisiko terserang sejumlah penyakit. "Entah itu radang sendi, penyakit jantung, bahkan dermatitis. Banyak penyakit yang diperburuk oleh obesitas terbukti terjadi lebih cepat. Hal itu lantaran ada proses lain dan sebagian besar penyakit bersifat degeneratif," ungkapnya seperti yang dikutip dari Fox News, Kamis (21/5/2018).

Pada akhirnya, kondisi itu membuat usia hewan peliharaan menjadi lebih singkat. Tentu tidak ada pemilik hewan peliharaan yang berpisah dengan hewan kesayangannya. Maka dari itu, penting untuk selalu menjaga kesehatan hewan peliharaan. Baik dari segi fisik, makanan, dan berat badan ideal.


"Jika pemilik hewan ingin memberikan makanan, sebaiknya bicarakan dengan dokter hewan tentang makanan sehat. Ada banyak hal yang dapat dilakukan oleh pemilik hewan untuk menunjukkan kasih sayang tanpa terlalu banyak memberinya makan," tambah Dr. Eric.

Dirinya juga memberikan saran bagi pemilik hewan untuk menunjukkan kasih sayangnya. Pemilik bisa mengajak hewan peliharaannya keliling rumah atau bermain bersama. Hal yang terpenting adalah menghabiskan waktu bersama sehingga hewan peliharaan tetap merasa bahagia.