Latest News

Ketua DPR Bamsoet Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus E-KTP


TOPASINDO.COM
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) terkait kasus korupsi pengadaan e-KTP, hari ini, Jumat (8/6/2018).

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Bamsoet akan diperiksa sebagai saksi untuk dua tersangka, yakni Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung.

"Hari ini dijadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Bambang Soesatyo sebagai saksi," kata Febri.

Pemeriksaan politikus Golkar itu merupakan penjadwalan ulang, lantaran pada Senin 4 Juni 2018 lalu, Bamsoet absen dari pemanggilan lembaga antirasuah terkait korupsi e-KTP.

Terkait dengan pemanggilan ini, Febri menyebut bahwa Bamsoet sudah memenuhi panggilan penyidik antirasuah untuk dimintai keterangannya seputar perkara korupsi yang menjerat mantan Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) sekaligus rekan Bamsoet di Golkar.



"Saksi (Bamsoet) telah hadir di KPK pagi ini," ucap Febri.
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP. Delapan orang tersebut yakni, Irman; Sugiharto; Andi Agustinus alias Andi Narogong; Markus Nari; Anang Sugiana Sudihardjo; Setya Novanto; Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung.

Adapun, dua mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto, pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, serta mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto sudah divonis terbukti bersalah oleh Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Kemudian, untuk Anang Sugiana Sudihardjo masih dalam proses persidangan.

Sementara itu, Markus Nari, Irvanto Hendra Pambudi, dan Made Oka Masagung masih dalam proses penyidikan di KPK. Kedelapan orang itu diduga secara bersama-sama melakukan perbuatan tindak pidana korupsi proyek e-KTP yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.