Latest News

Pemudik, Tahukah Kamu Makna Mudik Sebenarnya?


TOPASINDO - Ramadhan tersisa hanya beberapa hari lagi. Hari raya Idul Fitri sudah hampir di depan mata.

Segala persiapan menyambut hari kemenangan pun hampir rampung, termasuk persiapan mudik. Kegiatan yang rutin dilakukan oleh orang-orang yang merantau tersebut, biasanya dimulai tujuh hari menuju Lebaran atau bahkan saat Lebaran dan pasca Lebaran.

Meskipun telah bertahun-tahun dilakukan secara terus-menerus dan rutin, tahukah Anda berasal dari mana kata "Mudik"? Berikut penjelasannya

"Di akhir periode puasa, terdapat Istilah “mudik” yaitu kependekan dari "mulih ke udik" yang berarti "pulang ke kampung." Tradisi ini muncul seiring urbanisasi di negara-negara berkembang. Dimana kota-kota besar membutuhkan banyak pekerja dari berbagai daerah," jelas Asep Kambali, Sejarawan Indonesia, dalam pesan singkatnya.

Lebih lanjut, pria yang selalu ramah tersenyum ini pun menuturkan asal kata dan makna dari mudik itu sendiri. Menurutnya, mudik juha berarti hulu, yang berasal dari bahasa Melayu.

"Mudik juga berarti "hulu” bahasa Melayu, seperti pada istilah "hilir-mudik". Hulu adalah tempat asal kita, tempat dimana kita bermula. Maka, mudik seperti Komunitas Historia Indonesia (KHI), yang mengajarkan pada kita untuk tidak melupakan sejarah. Kok gitu?" imbuhnya.

Asep menyambung penjelasannya, jadi mudik memiliki makna retrospeksi, yang berarti mengingat kembali akar sejarah. Sebab, mudik adalah proses kembali ke daerah asal tempat kelahiran dan dibesarkan.

"Tapi, ingat mudik tidak harus kembali kepada mantan," candanya.

Menurut penjelasan Asep, mudik juga berarti “menjaga sejarah” yaitu menjaga ingatan kita akan masa lalu, tempat bermula dari sang ibu. Mudik mendidik kita agar jangan putus memori dan terus bersilaturahmi, menjaga hubungan agar tetap lestari.

"Setelah mudik, terdapat Istilah "Lebaran" yang berarti lapang, luas atau ikhlas, yang juga berarti terbuka lebar dalam memaafkan. Idul Fitri adalah Lebaran kecil, sementara Idul Adha merupakan lebaran besar karena kita harus berkorban," tutupnya.