Latest News

Presiden Honda Turut Sedih atas Mundurnya Pedrosa


TOPASINDO - Pembalap tim Repsol Honda, Dani Pedrosa, memutuskan untuk tidak lagi memperbarui kontraknya bersama tim pabrikan asal Jepang itu. Dengan kata lain, gelaran MotoGP 2018 akan menjadi musim terakhir Pedrosa bersama Repsol Honda. Keputusan yang diambil Pedrosa tersebut lekas menuai reaksi dari Presiden HRC (Honda Racing Corporation), Yoshishige Nomura.
Kabar pengunduran diri Pedrosa tersebut tentunya membuat banyak penggemar Repsol Honda bersedih. Maklum saja, pasalnya selama berkarier di ajang balap motor grand prix sejak 2001, Pedrosa hanya membela satu tim saja, yakni Honda. Walau sedih, Nomura kini hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk karier Pedrosa ke depannya.

“Hari ini adalah hari yang menyedihkan bagi saya. Atas nama HRC, saya ingin berterima kasih kepada Dani atas semua kesuksesan dan kerja kerasnya, dan kami mengucapkan terima kasih atas kebersamannya dalam dua dekade ini. Kami juga mendoakan yang terbaik untuknya dan semoga sukses. Terima kasih Dani,” ucap Nomura, menukil dari laman resmi HRC, Rabu (6/6/2018).



Loyalitas Pedrosa terhadap Honda tentu tak perlu dipertanyakan lagi. Bahkan Pedrosa mendapat julukan The Little Samurai karena kesetiannya bersama tim pabrikan asal Jepang itu. Meski demikian, pada akhirnya Pedrosa dan Honda harus berpisah jalan setelah 18 tahun bersama. Hal tersebut tentunya tak lepas dari kondisi performa Pedrosa sendiri di musim balap MotoGP 2018.


Meski kabar pengunduran diri Pedrosa tersebut terkesan mendadak, namun sebelum ini Repsol Honda sebenarnya telah ramai dikabarkan mencari pembalap baru. Maklum saja, pasalnya catatan Pedrosa dalam gelaran MotoGP 2018 tak begitu bagus. Bagaimana tidak, dari enam seri balapan yang telah dilangsungkan, Pedrosa mengalami tiga kali gagal finis dan tak pernah meraih posisi podium satu pun.