Latest News

Susu Tikus Harganya Selangit, Nutrisinya Kalahkan Susu Sapi

TOPASINDO - SELAMA ini kita mengenal beberapa jenis susu berasal dari sumber yang berbeda, seperti ASI (Air Susu Ibu), susu formula, susu sapi, susu kambing, hingga susu kuda, dan sari kacang kedelai atau almond yang juga sering dianggap susu. Masing-masing susu tentu memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang juga berbeda, di balik beberapa jenis susu yang sudah disebutkan di atas, ternyata masih ada satu susu dari satu mamalia yang tidak pernah Anda duga sebelumnya, yaitu tikus.
Binatang yang kerap dianggap hama oleh manusia ini ternyata menyimpan rahasia besar, khususnya kandungan susunya. Tikus merupakan salah satu binatang mamalia yang bisa dibilang tersingkirkan daripada binatang mamalia lainnya yang berbadan lebih besar, hal ini karena tikus yang seringkali merugikan manusia.
Padahal, tikus menghasilkan susu dengan gizi dan nutrisi lebih besar daripada mamalia lainnya, bahkan sapi sekalipun. Meskipun penelitian terhadap kandungan susu tikus masih jarang didengar, tapi seorang peneliti bernama Dr Veith menemukan kandungan protein susu tikus lebih besar daripada susu mamalia lainnya.
Protein yang dikandung oleh susu tikus sebesar 11,8 miligram per liter, yang artinya sepuluh kali lebih banyak dari kandungan protein susu sapi yang hanya mengandung 1,2 miligram per liter. Dr Veith pun berasumsi jika lebih besar protein susu tikus, seharusnya kita minum susu tikus bukan susu sapi.
“Jika itu adalah memaksimalkan protein yang kami cari, kami harus minum susu tikus, bukan susu sapi,” ucap Dr Veith, dikutip dari laman Healthy Eating Healthy World, Jumat (1/6/2018).
Setelah Anda mengetahui kandungan protein pada susu tikus, tentu penasaran dengan harganya, bukan? Susu tikus yang selama ini kita tidak pernah duga-duga manfaatnya ternyata dihargai cukup tinggi. Bagaimana tidak, susu dari binatang pengerat tersebut dibandrol sekira 23 ribu euro yang setara dengan Rp276 juta per liternya.
Konon harga susu tikus yang selangit ini disebabkan oleh cara mendapatkannya yang tidak mudah. Untuk satu liter susu saja kabarnya membutuhkan sekira 4.000 ekor tikus. Alasannya sederhana, ribuan tikus itu dikumpulkan, karena satu ekor tikus hanya mampu menghasilkan 1,25 kubik sentimeter susu saja atau seperseribu liter dalam jangka waktu setengah jam.