Latest News

Gatot Brajamusti Dihukum 20 Tahun Penjara, Ini Komentar Reza Artamevia





Topasindo.com - Reza Artamevia menganggap putusan hukuman total 20 tahun penjara untuk Gatot Brajamusti dirasa kurang tepat. Saat ditemui di Cipete, Jakarta Selatan, Jumat (13/7/2018), Reza menganggap bahwa ada kecacatan hukum dalam putusan tersebut.

“Beliau tidak mendapatkan keadilan yang benar. Udah itu tanggapan saya. Tidak mendapatkan keadilan yang benar dan yang pasti ada kecacatan dalam hukum Indonesia,” kata Reza.

Saat ditanya lebih lanjut apakah hukuman tersebut kurang, pelantun lagu Selalu Ada ini menegaskan bahwa putusan hukuman bukan kurang melainkan salah. Reza pun menolak memberikan komentar tambahan dari pertanyaan tersebut.

Seperti diketahui, Gatot Brajamusti harus menghadapi hukuman berlapis atas kasus yang dilakukannya. Gatot divonis 10 tahun penjara atas kasus kepemilikan narkoba oleh Pengadilan Tinggi (PT) Mataram, Nusa Tenggara, Barat, setelah jaksa mengajukan banding pada Juli 2017.

Belum lepas dari jerat hukuman narkoba, pria yang akrab dengan sapaan Aa Gatot ini kembali masuk persidangan meja hijau. Kali ini sidang kasus asusila yang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan itu menjatuhkan vonis 9 tahun penjara dan denda Rp 200 juta kepada Gatot pada April 2018. Putusan itu lebih ringan dari tuntutan jaksa selama 15 tahun penjara.

Kasus ketiga atau yang terakhir adalah soal kepemilikan senjata api dan satwa liar yang dilindungi. Pada persidangan itu majelis hakim menjatuhkan vonis 1 tahun penjara kepada Gatot dari tuntutan jaksa selama 3 tahun penjara pada Juli 2018.