Latest News

Soroti Kasus Digigit Ular Peliharan, Lucky Hakim: King Cobra Tidak untuk Dipelihara Sembarangan



Topasindo.com - 20 tahun memelihara ular, pesinetron Lucky Hakim memang menyayangkan kejadian meninggalnya Rizky Ahmad akibat terpatuk king kobra peliharaannya sendiri.

Kepada Topasindo, Lucky pun menjelaskan bahwa racun yang dihasilkan dari bisa king kobra itu bisa membunuh mangsanya hanya dalam hitungan menit, tergantung dari daya tahan tubuh mereka sendiri.



“Kalau bisanya sudah menancap, dalam waktu 15 sampai 30 menit itu misalnya manusia yang kegigit, sudah tidak mungkin bisa selamat lagi. Karena racun atau yang disebut dengan venom itu langsung menyerang syaraf sehingga memungkinkan seseorang kesulitan bernafas dan akhirnya bisa meninggal.” Jelas Lucky.

“Saya sih belum tahu kalau ada orang yang terkena bisa ular king kobra bisa selamat dari kematian. Karena sudah banyak contohnya jika mereka meninggal akibat gigitan dari ular yang paling berbahaya di dunia itu,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pria 40 tahun itu juga memberikan klarifikasi seputar pemahaman yang salah jika bisa dari ular itu bisa dihilangkan dengan cara dipatahkan taringnya atau diperas racunnya hingga habis.

“Saya cuma mau mengatakan bahwa bisa racun ular itu seperti perpaduan air liur yang tidak akan habis. Seperti manusia yang walaupun air liurnya sampai kering pada hitungan jam akan bisa memproduksi kembali. Begitupun dengan bisa ular yang akan terus ada,” terangnya.

Berkaca kepada peristiwa yang dialami Rizky, pria asal Cilacap itu memberikan saran agar jika ada yang mau memelihara ular, bisa memilih jenis yang tidak membahayakan diri sendiri.

“King Kobra itu sebenarnya tidak untuk dipelihara sembarangan orang. Mengingat resiko yang terlalu besar. Kalau mau pelihara, jenisnya seperti ular jagung, rat snake, dan king snake. Ukurannya juga tidak lebih dari dua meter, kalau mau tiga meter atau lebih, harus didampingi orang lain. Karena tenaga satu meter ular bisa sekuat satu orang,” katanya.