Situs Poker Online Resmi | Agen Poker Terpercaya Di Indonesia

Latest News

Jelang Pertemuan IMF-World Bank, 222 Kapal Eks Asing Bakal Ditertibkan



Topasindo.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menggelar rapat kooordinasi di kantornya. Rapat sendiri membahas mengenai penataan kapal eks asing menjelang pertemuan IMF-World Bank Annual Meeting di Bali.

Rapat sendiri dipimpin oleh Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman Ridwan Djamaluddin. Dalam rapat sendiri dihadiri oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi, Direktur Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata dan perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman Ridwan Djamaluddin mengatakan, pihaknya meminta kepada kapal-kapal eks asing di sana bisa ditertibkan. Hal tersebut dilakukan agar pelabuhan tersebut tampak rapi.

Apalagi, Indonesia akan menjadi tuan rumah dari pertemuan IMF-World Bank Annual Meeting yang berlangsung bulan Oktober mendatang. Tentunya, harus segera dirapihkan agar tidak meninggalkan kesan buruk kepada tamu-tamu dari negara lain.

"Kita lakukan supaya pelabuhannya aman dan lebih rapi. (Jadi) ada dong hubungannya dengan IMF. Kita mau rapi pada waktu acara itu," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin (20/8/2018).

Selain itu lanjutnya, kapal-kapal tersebut dirapikan agar mempermudah dalam operasionalnya. Apalagi ketika, ada kejadian, kejadian yang berbahaya, akan sangat mudah dimitigasinya jika kapal-kapal tersebut rapih

"Jadi dirapikan. tadi (misalnya) ada kebakaran, nggak mudah menanganinya karena kapalnya bertumpuk tumpuk," jelasnya.

Nantinya lanjut Ridwan, ada sekitar 222 kapal yang akan dirapihkan dan ditertibkan. Dari total 22 kapal tersebut semuanya merupakan di Pelabuhan Tanjung Benoa Bali.

"Menurut data tadi ada 222 katanya, benoa doang (yang akan ditertibkan). Kapalnya ada yang aktif, kapal yang memang berizin, yang ditata semua. Salah satunya itu (kapal asing)," jelasnya.